Categories
Uncategorized

Sejarah Gereja

Sejarah Gereja – Sejarah dapat mengajarkan banyak hal kepada orang-orang, baik yang indah maupun yang indah, dan bahkan bencana. Ada kisah yang sangat penting yang harus dipelajari dari semua umat Allah, sejarah Gereja.

Sepanjang sejarah Gereja, Allah mengklaim sebagai Allah yang memiliki kuasa atas semua sejarah. Dalam artikel ini kita akan melihat apa yang diajarkan sejarah gereja di abad pertama.

Sejarah-Gereja
Sejarah Gereja

Gereja Didirikan oleh Yesus Kristus

Banyak hal terjadi dalam sejarah gereja di abad pertama. Sebelum membahasnya, kita harus ingat awal dari reputasi Gereja. Ketika kita membaca Alkitab, kita menemukan bahwa Tuhan Yesus berkata: “Dan aku juga berkata kepadamu: kamu adalah Petrus, dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku, dan maut maut tidak akan mengaturnya” (Mat 16:18). Tuhan Yesus mendirikan gerejanya di dunia ini dan berkata bahwa kematian tidak akan memerintah mereka. Apa arti kata-kata Tuhan Yesus ini? Ini adalah jaminan yang diberikan kepada gerejanya, dan memang jaminan ini terbukti benar sepanjang sejarah gereja pada abad pertama. Begitu banyak hal telah terjadi, dan dari sudut pandang dunia, Gereja seharusnya tidak dapat bertahan hidup sama sekali.

Gereja dikatakan telah menentang begitu banyak tantangan di abad pertama, serangan-serangan bidat yang telah menyusup ke Gereja, penolakan terhadap agama-agama lain, perpecahan di dalam Gereja itu sendiri, tekanan dan penganiayaan politik dan negara. Namun, sejarah melaporkan bahwa Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus terus dirawat oleh Allah sendiri ketika dia menghadapi tantangan ini sehingga dia tidak hanya dapat bertahan tetapi juga berkembang. Apa Penyebab Ini Banyak orang di seluruh dunia bertanya apa rahasianya. Mari kita pelajari dengan seksama sehingga sebagai sebuah gereja di abad 21 kita juga dapat melanjutkan perjuangan gereja, yang dimulai dengan sangat baik dalam pemeliharaan Tuhan. Hal ini diperlukan untuk melanjutkan sejarah Gereja dari generasi ke generasi sehingga kita dapat digunakan oleh Tuhan sebagai rantai yang melanjutkan pekerjaan Allah melalui Gereja-Nya dan tidak memutus rantai historis Gereja Allah.

Gereja pada Abad Pertama

Gereja pada abad pertama umumnya disebut Gereja pada masa para Rasul (Zaman Apostolik). Ini dimulai dari hari Pentakosta (setelah kenaikan Tuhan Yesus) sampai kematian rasul terakhir, rasul Yohanes. Periode apostolik ini berlangsung sekitar 70 tahun, dari 30 hingga 100 Masehi. tentang

Markas besar terletak di negara Palestina dan secara bertahap diperluas ke Suriah, Asia Kecil, Yunani dan Italia dengan gereja-gereja pusat di kota-kota Yerusalem, Antiokhia dan Roma. Perkembangan gereja ini adalah hasil dari perjuangan para Rasul, yang diwakili oleh rasul Petrus, yang mempertobatkan banyak orang Yahudi, dan oleh rasul Paulus, yang mempertobatkan banyak orang bukan Yahudi. Tentu saja, rasul-rasul lain juga berpartisipasi dalam pemberitaan Injil Yesus Kristus di seluruh dunia.

Tetapi di tengah-tengah sejarah perkembangan gereja mula-mula, beberapa hal malang terjadi, seperti perpecahan gereja di Korintus. Ini karena ada beberapa orang yang memuliakan mereka yang memberitakan Injil dan melayani gereja di sana sehingga kelompok muncul di antara jemaat.

Selain itu, gereja juga menderita dari serangan sesat yang menyusup ke gereja. Paulus dan Yohanes adalah rasul yang dengan jelas berjuang melawan bidat ini. Paulus menyatakannya dalam suratnya kepada orang-orang Galatia, yang mencampur Injil Yesus Kristus dengan tradisi Yahudi.

Sementara rasul Yohanes sedang melawan ajaran Gnostik yang muncul pada akhir abad pertama. Gereja juga ditolak oleh agama lain yang sudah ada pada saat itu. Namun, salah satu tantangan yang sangat mempengaruhi gereja adalah tekanan politik dan penganiayaan.

Sumber : https://www.masterpendidikan.com/

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *